Best Of The Best SML Tangsel 2017

26 May 2017

Keinginan pencinta otomotif roda dua khususnya para penggiat custom culture di wilayah Jabodetabek untuk menyaksikan gelaran Custom Bike Contest berskala Nasional, akhirnya terpenuhi dengan adanya Suryanation Motorland yang diadakan hari Sabtu (20/5/2017) di Ex Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan (TangSel).

Para bikers, komunitas motor, para pelaku dan penggiat serta penggemar custom culture dari berbagai wilayah seperti Bandung, Banten, Bekasi, Depok dan sekitarnya dapat berkumpul bersama serta berkolaborasi untuk menghasilkan karya yang sempurna sesuai dengan tema Suryanation Motorland tahun ini yaitu “Collaboration Brings Perfection”.

“Total sebanyak 114 peserta dari wilayah Jabodetabek mengikuti Custom Bike Contest kali ini dan semuanya hadir dengan hasil karya yang unik dan bernilai seni tinggi. Banyaknya peserta dari wilayah Jabodetabek juga menunjukkan ketatnya persaingan di seri kali ini, bahkan ada salah satu peserta yang datang langsung dari Timika, Papua.” ujar Ari Kusumo Wibowo selaku Brand Manager.

Sementara, Custom Bike Contest juga telah menghasilkan pemenang-pemenang di tiap kelas kompetisi. Yamaha Scorpio buatan Ari Supriyanto dari PROTECHNICS Workshop berhasil menjadi pemenang Best Region Tangerang dan juga dinobatkan sebagai pemenang untuk kelas Scrambler/Tracker di bawah 250. Selain itu, motor berkelir silver dan hitam ini juga berhasil menjadi Pick Up Bike dari Bimo Custombikes.

Ari Supriyanto mengatakan bahwa dirinya sangat senang dan bangga sekali motornya menjadi pemenang di Dua Kelas sekaligus khususnya menjadi pemenang Best Region Tangerang yang dianggap bergengsi karena banyaknya workshop lain yang hadir dengan karya yang luar biasa. Sebagai pemenang Best Region, motor Yamaha Scorpio tersebut berhak mendapatkan kesempatan bersama dengan pemenang dari kota lainnya untuk menjadi The Greatest Bike Suryanation Motorland 2017 di acara Big Bang Event yang akan berlangsung di Surabaya 11 November mendatang.

Secara fisik motor ini menganut aliran street tracker dengan basis mesin Yamaha Scorpio 225. Namun jika melihat lebih mendetail, Ari sebagai builder cukup detail dalam mengerjakan motor garapannya ini. Hal ini terlihat dari detail welding dan pelapisan serat karbon kevlar di sekujur “tulang” atau frame si-motor. Demi menghindari kesan monoton dengan motig serat karbon, Ari juga menambahkan sedikit aksen pin stripe dibeberapa bagian frame dengan pilihan warna biru muda.

Kesan rapih lainnya juga terlihat dari bentuk frame yang berkamuflase layaknya model knock down antara besi-besi sebagai tulang motor berkapasitas 225 asal Jepang ini. Sekilas frame nampak mirip dengan bentuk frame sebuah sepeda gunung pada umumnya. Demi kesan glamour, Ari juga mengkrom bagian mesin dan ornamen metal lainnya. Dengan demikian motor nampak lebih terlihat hidup dengan kombinsai warna yang kontras antara hitam dan silver-krom. Sementara bagian tangki bensin sengaja ia biarkan “telanjang” tanpa warna. Hal ini seakan sang builder ingin menegaskan motor garapannya yang dikerjakan secara detail dan proposional.

 

Text: ADMIN