RIBUAN PECINTA CUSTOM CULTURE DI SOLO HADIRI BURNOUT 2017

14 Sep 2017

Traditional Festival Custom Culture khas Solo Raya, BURNOUT #3 “Hadiningroad Culture” sukses digelar Sabtu lalu (9/9), di Halaman The Park Mall, Solo, Jawa Tengah. 7.000 pecinta custom culture di Solo dan sekitarnya menikmati deretan acara yang diselenggarakan dari pagi hingga tengah malam.

“Pengunjung yang datang tahun in di luar ekspektasi kami karena tidak hanya datang dari Solo Raya tetapi juga kota-kota lainnya. Bahkan beberapa pengunjung juga datang dari kota-kota yang ada di Timur dan Barat kota Solo,” jelas Eko Sutanto, sebagai PIC acara Burnout.

BURNOUT 3 X SML

Support pun datang dari berbagai komunitas. Bahkan beberapa di antaranya melakukan riding dari Jakarta dan Bali. Beberapa beberapa garage dari kota lain turut hadir di acara ini seperti Flying Piston Garage (Bandung), Queen Lekha Choppers (Yogyakarta), Retro Classic Cycle (Yogyakarta), Ape Custom, Glinding Customcycle (Cirebon), Rocket Fantasy Garage (Sidoarjo), Tjap Macan dan juga Kustomfest (Yogyakarta), BBQ Ride (Bandung), Hotrodiningrat (Yogyakarta), dan Customland (Surabaya).

Halaman The Park Mall dipenuhi custom bike dan classic car display, pin up contest, custom meet up, area art performance, dan area community meet up, pin up photo session, city rolling bersama komunitas, serta “mini meet up” yang menghadirkan beberapa varian motor kecil seperti Monkey Gorilla, dan ST 50 Minicompo.

BURNOUT 3 X SML

Area swap & meet market dan apparel booth juga dipadati pengunjung yang diisi oleh Rich Richie Garage, Trooper Custom Helmet, Gendon Clubhouse, Retro GF Pomade, Bulls Syndicate dan brand-brand lain.

Atraksi Tong Stand yang baru pertama kali dihadirkan di Burnout #3 menyedot animo pengunjung. Aksi joki mengundang decak kagum dan gelak tawa pengunjung, yang melihat salah satu ridernya beraksi menggunakan baju adat khas Jawa. Bahkan tak sedikit pengunjung yang penasaran ingin mencoba mengendarai langsung motor custom di dalam Tong Setan.

BURNOUT 3 X SML

Adira Finance juga turut hadir dengan program trade in-nya bagi pengunjung yang ingin membeli sepeda motor. Booth milik Suryanation juga selalu dipenuh pengunjung dan anak-anak komunitas yang ingin mengikuti berbagai games menarik. Area special test ride milik Royal Enfield juga tak kalah diminati bagi yang ingin mencoba tipe seperti Bullet 350 dan Classic 500.

Live perform juga diberikan beberapa artis pinstripe seperti; Milliart Said, Uthy, Danny Hacka, Flyingfast Paintwork dan Loserkill Paintwork. “Burnout Time” menjadi tradisi sekaligus menandakan puncak acara. Aksi ‘Burnout’ tahun ini dilakukan dengan Holden Premier membakar habis ban bersama dengan motor custom Triumph T120. Asap pekat dan bau karet membuat suasana semakin ‘panas’ ditambah sambutan riuh dan tepuk tangan meriah dari pengunjung yang hadir.

BURNOUT 3 X SML

“Kami berterima kasih kepada seluruh pengunjung, teman-teman komunitas, sponsor dan juga seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya event ini dan berharap event Burnout ini bisa dijadikan salah satu agenda bagi teman-teman pecinta custom culture untuk berkunjung ke kota Solo,” tutup Eko.