INDONESIAN ATTACK 2017 | GEGERKAN CUSTOM CULTURE DUNIA, DUA MOTOR INDONESIA RAIH PENGHARGAAN

13 Dec 2017

Indonesian Attack 2017, sebuah langkah masif dan terstruktur dari penggiat otomotif KUSTOMFEST di Yogyakarta yang didukung oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) akhirnya berbuah manis.

Program ini telah menerbangkan para builder termasuk motor-motor karyanya untuk mengikuti acara  26th Yokohama Hot Rod Custom Show, 3 Desember 2017 di Pacifico, Yokohama, Jepang. Langkah yang tak mudah, karena membutuhkan kerja keras dan pengorbanan besar dalam upaya mewujudkannya, mulai dari kordinasi dengan builder, persiapan teknis motor termasuk proses pengurusan pengirimannya di Indonesia maupun di Jepang.

Namun, semangat yang dibangun oleh para builder untuk bisa tampil bersama membawa nama Indonesia di kancah internasional tersebut akhirnya pun terbayar. Mereka melepaskan ego sebagai builder untuk membangun rasa kebersamaan dan menunjukan potensi besar dalam berkarya. Hal ini juga tidak lepas dari peran KUSTOMFEST yang dalam tempo waktu singkat meyakinkan beberapa pihak termasuk Bekraf  untuk mensuksesaskan program besar tersebut.

Kehadiran delapan motor kustom dengan berbagai warna dan genre namun mengusung satu negara itu berhasil menyita perhatian para peserta lain di event dunia tersebut. Custom Concept Industries (Jakarta), Kedux Garage (Bali) Old Crack Cycles (Jakarta), Imagineering Customs (Jakarta), Queen Lekha Choppers (Jogjakarta), Puspa Kediri Custom (Jakarta) dan Chopperland (Jakarta) menyuguhkan parade lain untuk membuat pengunjung berhenti sejenak memperhatikan mereka. Para builder tanah air ini pun mendapat apresiasi dari pelaku kustom kulture dunia lainnya, karena karya yang dianggap memiliki keunggulan.

“Bekraf sangat mendukung partisipasi Tim KUSTOMFEST Indonesian Attack di Yokohama Hot Rot Custom Show 2017 dengan memberikan travel grant berupa tiket pesawat kepada  14 (empatbelas) orang. Bekraf mengharapkan agar prestasi yang dicapai oleh Tim KUSTOMFEST Indonesian Attack pada Yokohama Hot Rod Custom Show 2017 tersebut dapat terus ditingkatkan di masa mendatang dan pada gilirannya akan dapat memberikan kontribusi sektor desain produk, khususnya subsektor rancang bangun kendaraan roda dua berbasis modifikasi, pada ekspor nasional dan serapan tenaga kerja,” sebut Bekraf dalam pernyataannya yang diterima KUSTOMFEST.

Dua penghargaan di ajang bergengsi ini berhasil diraih oleh tim KUSTOMFEST Indonesian Attack di Yokohama Hot Rod Custom Show 2017, yakni oleh Puspa Kediri Custom dengan  motor Paing Saddewa dan Queenlekha Choppers melalui motor Dirty Majesty. Motor berbasis CBR250 garapan Puspa Kediri Custom meraih award dari Chopper Journal sebagai motor terbaik dan H-D Sportster karya Queenlekha Choppers merebut penghargaan dari FKC – Free Kustom Cycles Mooneyes Spanyol.

“Puji syukur bahwa apa yang dirintis kami dengan Indonesian Attack berhasil membuka mata pelaku dunia tentang potensi karya Indonesia dalam hal karya motor kustom di ajang bergengsi ini. Inilah momentum tepat untuk builder Indonesia agar tetap terus berproses dalam berkarya dan percaya diri bahwa mereka mampu tampil sejajar dengan builder asing. Namun, terlepas dari semua itu, pekerjaan tersulit yang harus kami lakukan mulai membangun kebersamaan antar builder, meyakinkan sponsor hingga proses pengiriman motor sudah kami lalui. Terima kasih untuk semua dukungan yang diberikan oleh berbagai kalangan khususnya Bekraf yang telah memfasilitasi semangat kami membawa karya demi Indonesia,” pungkas Lulut Wahyudi, Director KUSTOMFEST.