All Winner Suryanation Motorland 2017 Goes To Verona

13 Dec 2017

MEDAN

Siapa sangka motor yang berawal dari seonggok motor tua tidak terawat akhirnya keluar sebagai juara BEST OF THE BEST SURYANATION MOTORLAND MEDAN 2017. Cerita berawal dari seorang kerabatnya yang membisikan ada sebuah motor idamannya yaitu Kawasaki KZ200 tengah berada dalam sebuah kandang ayam di daerah Helvetia, Medan sedang teronggok tidak terawat. Tidak lama kemudian ia langsung bergegas untuk ia perbaiki menjadi layak jalan. Hampir satu tahun lebih motor pun akhirnya berjalan apa adanya tanpa memiliki warna “kulit” yang cantik menawan alias Rat-Bike. Usai sukses menggarap sebuah Yamaha scorpio 225 menjadi bentuk tracker, “darah” buildernya pun memaksa dirinya untuk “mengobok-obok” KZ200 tersebut menjadi sebuah motor primadona pemikat hati siapapun bagi yang melihatnya saat dirinya melitas dalam kota Medan.

Kawasaki KZ200 ini ia putuskan untuk menggarap menjadi sebuah motor beraliran Chopper. Secara teknikal seperti bentuk frame dan body ia mempercayakan kepada saudaranya bernama Richard dari Richard Custom Choppers @richard_choppers. Sementara, untuk “make up” seperti cat, plating serta grafis lainnya ia mempercayakannya kepada isan fauzi. Kemudian, sentuhan akhir atau finishing detail termasuk jok motor ia harus order hingga ketanah jawa, Solo kepada The Marnos.

Motor bergaya chopper ini ia beri sentuhan warna merah yang terinspirasi dari “air liur” neneknya saat ia berkunjung kerumah neneknya bernama iting di kampung Sidikalang. Demi kesan modern, iapun memberikan sensasi gliter agar merah tersebut sedikit glamour. Sentuhan etnik Batak pun ia sematkan dengan corak batik karo dari sebuah kain ulos milik bapaknya bernama Singarimbun Morgana.

Proses yang rumit dengan ide dan karya lokal mulai dari tanah Sumatra Utara, tanah Jawa hingga pulau Nias ia padukan menjadi sebuah karya motor kastem bergenre Chopper. Dengan semangat dan sempat “hampir” terlambat daftar untuk scrutenering dalam gelaran SURYANATION MOTORLAND 2017 MEDAN iapun akhirnya mendaftarkan motor yang diberi nama “sibohai” ini. Sesungguhnya motor ini pun ia persembahkan untuk pujaan hatinya “my queen” arinda @arinda_strmdn.

 

PALEMBANG

Gelaran SURYANATION MOTORLAND 2017 di Kota Palembang akhirnya berakhir. Dari 116 motor yang dilombakan dengan karya terbaik dan beragam aliran di ajang Custom Bike Contest terpilihlah satu motor Best of the Best di Kota ini yaitu motor bergaya Tracker dengan tema OJEK KAYU. Skuter asal India, Bajaj Super 150 milik peserta bernama Rio dari 58 Works Palembang ini di modifikasi a la motor “ojek kayu. Ia sengaja mengangkat budaya lokal dimana motor ojek kayu biasa digunakan para penebang kayu di kawasan Limbau, Palembang.

“Palembang memiliki ciri tersendiri yang berbeda dengan kota lain. Disini, mereka benar-benar membuat kami semua merasa bangga dan sukses membuat kami sebagai juri kaget dengan karya-karya mereka yang bukan hanya sekadar menonjolkan aliran custom tertentu,” ujar Tommy Dwi Jatmiko dari Mastom Custom Automotive Artworks Jakarta.

Di tangan pria muda ini, skuter Bajaj miliknya diubah menjadi motor garuk tanah yang memiliki ground clearence tinggi serta penggunaan ban pacul khas tracker. Tidak hanya itu, di bagian belakang Rio sengaja menambah kan sebuah gergaji mesin sebagai penguat tema motor yang umumnya digunakan oleh para penebang kayu di Palembang. Dengan begitu, Skuter Bajaj Super miliknya memiliki penampilan yang ekstra sangar dan juga anti-mainstream di kalangan pecinta skuter gambot berbadan besi.

Atas hasil karyanya ini, Rio berhasil meraih juara Best of the Best Suryanation Motorland 2017 di kota Palembang. Tidak hanya itu, Bajaj Tracker ini pun mendapatkan beberapa penghargaan di ajang yang sama seperti, media pick, motor pilihan juri, best tracker under 250 dan beberapa penghargaan lain.

 

TANGSEL

Keinginan pencinta otomotif roda dua khususnya para penggiat custom culture di wilayah Jabodetabek untuk menyaksikan gelaran Custom Bike Contest berskala Nasional, akhirnya terpenuhi dengan adanya Suryanation Motorland yang diadakan hari Sabtu (20/5/2017) di Ex Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan (TangSel).

Lebih dari 114 peserta yang berasal dari wilayah Jabodetabek mengikuti Custom Bike Contest kali ini dan semuanya hadir dengan hasil karya yang unik dan bernilai seni tinggi. Di kota ini Yamaha Scorpio buatan Ari Supriyanto dari PROTECHNICS Workshop berhasil menjadi pemenang Best Region Tangerang. Tidak hanya itu motor ini juga dinobatkan sebagai pemenang untuk kelas Scrambler/Tracker di bawah 250.

Ari Supriyanto mengatakan bahwa dirinya sangat senang dan bangga sekali motornya menjadi pemenang di dua kelas sekaligus khususnya menjadi pemenang Best Region Tangerang yang dianggap bergengsi karena banyaknya workshop lain yang hadir dengan karya yang luar biasa.

Dewan juri yang merupakan builder nasional terdiri dari Bimo Hendrawan (Bimo Custombikes Jakarta), Tommy Dwi Djatmiko (Mastomcustom Jakarta) dan Lulut Wahyudi (Retro Classic Cycle Yogyakarta) juga sudah memilih pemenang-pemenang acara kontes di setiap kelas. “Peserta dari wilayah Jabodetabek banyak menghaslkan karya-karya yang kreatif dan tidak terduga. Contohnya Yamaha Scorpio dengan aliran Board Tracker ini”. jelas Bimo Hendrawan dari Bimo Custombikes, salah satu juri dari Jakarta.

 

SEMARANG

Sukses mengguncang kota Medan, Palembang dan Tangerang Selatan pada awal tahun 2017, kota Semarang mempersembahkan Best of the Best-nya untuk ajang custom culture terbesar di Tanah Air, Suryanation Motorland 2017. Digelar di area ex. Wonderia (12/08) kemarin, terdapat 125 peserta lulus scrutenering dengan deretan motor custom hasil karya builder Semarang dan sekitarnya. Nama M. Rizal dari komunitas Freevets akhirnya keluar menjadi Best of the Best mewakil kota Semarang.

Motor berbasis mesin Yamaha XV 1800 ini mengusung tema pro street chopper. Bermodalkan mesin besar, custom bike bergaya american pro street dibangun oleh garage Robot Motowork yang berpusat di Kota Gudeg, Yogyakarta.

Motor miliknya ini berhasil menarik perhatian tiga dewan juri, juga 10.900 pengunjung termasuk 43 komunitas yang datang. Pada bagian rangka dan beberapa part seperti intake, body work dan sasis dikerjakan oleh Robot Motorwork, sementara painting dan grafis dieksekusi lagsung oleh Hacka Pinstriping.

Grafis yang akurat dan proposional, menjadi salah satu point utama yang menjadikan ke-tiga dewan juri menjatuhkan penilaian tinggi pada motor bermesin Yamaha Midnightstar XV 1800 ini. Motor bergaya pro street ini dibuat khusus oleh Robot Motowork.

 

MAKASSAR

Dari ratusan peserta Custom Bike Competition yang ada di kota Makasar, gelaran ke-enam Suryanation Motorland 2017 yang diadakan di pelataran parkir utara Mall Phinisi Point, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, (23/9) menjadi salah satu wadah bagi para builder di tanah air khususnya kota Makassar untuk bisa menampilkan karya terbaiknya.

Di kota ini tercatat ada 155 motor custom meramaikan Suryanation Motorland Makassar 2017 motor besar berbasis Harley Sportster XL 1200 dengan julukan “Beast Beauty” akhirnya terpilih sebagai Best of The Best region Makassar. Custom bike dengan laburan warna hijau bermotif kepulauan Indonesia dengan konsep Pro Street milik Syahril asal Samarinda ini terpilih menjadi yang terbaik dari 155 motor peserta yang mengikuti kontes custom bike Suryanantion Motorland 2017 Makassar.

“Motor ini rencananya akan saya ikutkan di Suryanation Motorland seri Banjarbaru, tapi karena saat masih dalam proses pengerjaan, maka ditunda dan baru ikut di seri Makassar ini. Senang dan bangga bisa menjadi pemenang Best of The Best Makassar dan untuk acara Big Bang di Surabaya nanti motor ini akan dipersiapkan untuk tampil lebih baik lagi,” ujar Syahril saat ditemui setelah pengumuman pemenang kontes Suryanation Motorland Makassar.

 

BANJARMASIN

Honda Tiger Revo bertampang board track itu kini telah menarik perhatian banyak pecinta custom. Siapa sangka jika motor yang dulu disarankan untuk dibuang itu, kini malah berhasil menyabet Best of the Best gelaran Suryanation Motorland 2017 di Banjarmasin.

Honda Tiger Revo ini awalnya masih masih berbody ‘mentah’, dengan style rust atau karat yang melabur body. Best of the Best Banjarmasin ini dimiliki dan dibangun dua builder kembar bersaudara – Baru Setiya Purnama dan Bayu Setiya Wibawa yang datang dari Brondronx Custom House.

Di bengkelnya yang berlokasi di jalan Yos Sudarso, Telaga Biru, Banjarmasin Barat, motor berjuluk Chicken Runner ini pun dirombak. Keduanya memiliki tugas masing-masing. Bayu memegang bodywork, sedangkan adiknya, Baru, mengurusi bagian painting dan finishing.

Berbekal mesin Honda Tiger Revo, keduanya mulai memikirkan konsep yang cocok dilanjutkan dengan mencari bahan. Untuk part utama seperti kerangka, Bayu medapatkannya dari pasar loak, yang kemudian ia custom sesuai konsepnya. Bagian-bagian lain seperti stang, knalpot, serta tangki dari Zundap pun ia custom menjadi lebih mulus. Part aftermarket juga disematkan di motor ini, misalnya pada lampu belakang yang menggunakan lampu variasi Vespa. Area kaki, untuk depan dipasangkan velg DID berukuran 2.15 dengan ban dari IRC 3.50/18, dan area belakang dengan velg DID 2.50 dan ban Primaax ukuran 4.00/170

 

DENPASAR

Berbeda dengan gelaran Suryanation Motorland tahun lalu, kali ini gelatan custom motorcycles bertajuk Suryanation Motorland yang mengusung tema Collaboration Brings Perfection kembali hadir dengan beberapa tambahan kota besar. Kali ini, Suryanation Motorland hadir di Pulau Dewata, Bali. Tercatat ada ratusan peserta Custom Bike Competition yang ada di Bali, hal ini menjadi salah satu bukti bagi para builder di tanah air khususnya kota Denpasar untuk bisa menampilkan karya terbaiknya.

Di pulau dewata ini, Motor Harley-Davidson (HD) dengan laburan warna perak akhirnya keluar menjadi pemenang Best of The Best Suryanation Motorland 2017 Bali. Motor ini mampu menarik perhatian tiga dewan juri karena keindahan karya finishingnya yang apik dan detail. Kesan simple dan basic dari motor ini juga terlihat kuat sebagai karakter milik Alit Juliarta Murdha ini.

Motor Harley-Davidson tahun 1996 miliknya mampu menyisihkan enam pesaing lainnya untuk menjadi yang terbaik di tingkat nasional nantinya di ajang Big Bang yang akan berlangsung di kota Surabaya November mendatang.

Menurut Alit, motor dengan dua silinder itu dibuat lebih pendek dari biasanya. Modifikasi motornya dilakukan dengan menggunakan material pilihan untuk mendukung suspensi yang rigid. "Motor ini dibuat dengan menyesuaikan postur tubuh saya sehingga suspensinya diubah menjadi suspensi rigid oleh buildernya yaitu Nyoman Gede Sentana Putera dari Kedux Garage," tambah Alit.

Motor yang didominasi warna krom dan hitam bergaya chopper/bobber itu selanjutnya akan bersaing merebut juara nasional pada Grand Final Suryanation Motorland 2017 di Surabaya pada 11-12 November 2017. Pemenang nasional akan berkesempatan menghadiri acara bergengsi International Motorbike Expo di Verona, Italia, pada Januari 2018 nanti.

 

SURABAYA

Grand Battle Suryanation Motorland 2017 yang berlangsung 11-12 November merupakan puncak dari dari rangkaian acara Suryanation Motorland yang sudah berjalan dari bulan April lalu. Di acara GrandBattle ini, pemenang yang berhasil menjadi Best of The Best dari setiap kota yang sudah disinggahi akan menampilkan motor-motor terbaiknya. Seluruh pemenang tersebut akan bersaing untuk memperebutkan gelar The Greatest Bike Suryanation Motorland 2017 di Lapangan Kodam V Brawijaya, Surabaya.

Di kota Pahlawan ini tercatat ada 130 peserta dengan 10 kelas dan satu kelas tambahan yaitu kelas kolaborasi. Dari deretan motor custom karya anak bangsa terpilih motor milik Lufthi Ardika dengan motor berbasis mesin Harley-Davidson Shovelhead berlabur warna hijau yang glamour. Pengerjaan yang detail dengan mengusung konsep traditional Chopper yang eksotis membuat dewan juri memutuskan motor tersebut layak keluar sebagai Best Of The Best Suryanation Motorland region Surabaya.

Motor lansiran tahun 1979 ini nantinya akan siap bersaing dengan tujuh motor asal pemenang region lainnya. Lufthi Ardika mengatakan jika motor ini sengaja ia beri nama SKUT yang juga merupakan kepanjangan dari penggalan kalimat Surat Kecil Untuk Tuhan. "Sebenernya nama lengkap motorku adalah Suket Teki, tapi nama panggilannya Skut atau Surat Kecil Untuk Tuhan. Ini bagian dari rasa bersyukur kita kepada Tuhan atas apa yang telah kita kerjakan. Kebetulan, malam ini motor Skut keluarsebagai juara Suryanation Motorland Surabaya. Jadi harus makin bersyukur deh kedepannya" ujar pria berpostur gempal ini.

Motor yang ia serahkan pengerjaannya kepada Queen Lekha Chopper ini digarap dengan sangat presisi dan kompak. Yayack sebagai builder mengakui jika motor ini di garap selama kurang lebih 3 bulan dengan konsep Oldskool Chopper. Nantinya motor Lufthi Ardika akan bersaing dengan Siar dengan motor Kawasaki KZ 200 berkonsepSrambler/Tracker – Best of The Best Medan, Rio Gustav dari 58 Work dengan Bajaj Super 150 berkonsep Tracker ala motor Ojek Kayu – Best of The Best Palembang, Ari Supriyanto dari Protechnics Workshop dengan Yamaha Scorpio berkonsep Srambler/Tracker – Best of The Best Tangerang, Rizal dengan motor berbasis mesin VX1900 tahun 2008 berkonsep Pro Street Chopper – Best of The Best Semarang, Bayu Setia W dengan motor Honda Tiger berkonsep Scrambler Tracker – Best of The BestBanjarmasin, Syahril dari Samarinda dengan Harley Sportster XL 1200 tahun 2006 berkonsep Pro Street – Best of The Best Makasar dan Alit Juliarta Murdha dan Kedux Garage dengan motor HD Softail tahun 1996 dengan konsep Chopper – Best of The Best Denpasar.