Best of the Best Suryanation Motorland 2018 - Palembang

16 Apr 2018

Custom bike bergaya Chopper asal kota Solo milik Yudha Nugraha akhirnya berhasil menjadi jawara di
Suryanation Motorland Palembang, Sumatera Selatan. Menjadi kota perdana menjadi momen tidak
terlupakan bagi builder yang telah datang jauh-jauh untuk mengikuti Suryanation Motorland 2018.
Dengan modal Triumph TR6 Yudha berhasil mengalahkan 110 modifikator dengan karya masing-masing
di kawasan PTC Mall, 14 April 2018

Hal menarik dari penyelenggaraan Suryanation Motorland 2018 ini adalah tidak ada lagi regulasi soal
regional. Artinya, modifikator dari mana pun bisa datang ke tujuh kota lokasi battle Suryanation
Motorland 2018. Hal ini yang pula yang dilihat Yudha Nugraha sebagai sebuah kesempatan. Punggawa
bengkel modifikasi Coffee Gasoline ini rela memboyong karyanya dari Solo – Palembang dengan jarak
tempuh tak kurang dari 1000 km.

“Saya membaca regulasi dan tahun ini tidak ada peraturan regional. Jadi, saya coba mencari peluang dan
mengikuti seri pertama di Palembang,” kata Yudha usai merayakan kemenangannya, Sabtu (14/4/2018).
Veni vidi vici sepertinya menjadi istilah yang tepat bagi Yudha. Setelah bersaing dengan banyak pesaing,
dia akhirnya bisa menjadi yang terbaik. Mesin Triumph 6T 650 yang dimilikinya menjadi salah satu
modal utama. Apalagi, di zamannya mesin yang punya gearboks terpisah ini merupakan salah satu mesin
terkencang di tahun 60-an.

Motor garapannya juga berhasil mendapatkan penghargaan dari salah satu juri yaitu Bimo Hendrawan
(Bimo Custombikes Jakarta) sebagai Pic Builder. Tunggangan eye catching ini juga berhasil merebut titel
Best Chopper/Bobber above 250 dan pastinya penghargaan tertinggi yaitu Best of The Best
Suryanation Motorland Palembang. Yudha mengaku sangat senang bisa menang di Palembang. Itu berarti peluangnya untuk bertandang ke
Eropa sudah di depan mata. Namun, dia mengaku modifikasinya ini akan mendapatkan sentuhan lagi
saat tampil di Big Bang Event Suryanation Motorland 2018 di Surabaya nanti.

“Masih ada yang harus saya poles. Tapi, saya akan melihat bagaimana karya pemenang di kota lain.
Keuntungan saya adalah punya waktu lebih banyak untuk mengerjakan motor ini,” ujar Yudha yang
menghabiskan waktu 6 bulan untuk menggarap modifikasi chopper ini.

Yudha menyebut pengerjaan di sektor ini diserahkan kepada Dhany Hacka. Seluruh bagian motor dikrom
terlebih dulu sebelum memutuskan bagian yang akan dicat. Untuk mendapatkan hasil maksimal,
pembuatan perangkat motor seperti tangki bensin atau knalpot harus sempurna. Alhasil, seperti ini lah
tampilan chopper ala Coffe Gasoline yang terlihat klimis setelah kelir biru ini melapisi bagian krom tadi