CHETUL LEATHER ARTS - PROFIL

17 May 2017

Bikers dan pakaian kulit sepertinya tak bisa dipisahkan. Para bikers kerap menggunakan aksesoris dari kulit untuk motor maupun pakaian yang digunakan. Mas Cetul selaku empunya usaha sekaligus seniman kulit ini menggeluti kerajinan jok berbahan kulit yang memadukan seni ukir dengan aksesoris berbau otomotif.

Dirinya memulai seni ukir sejak 4 tahun yang lalu atau lebih tepatnya pada tahun 2012, nama Cetul Leather Art (CLA) juga sudah mulai di kenal seniman dan bikers di kota Yogja. “Melalui acara seperti ini, seniman-seniman seperti kami bisa memperlihatkan karya seninya,” ujar Cetul.

Dalam gelaran Suryanation Motorland 2017, Cetul Leather Art mengenalkan seni ukir berbahan dasar kulit sapi. Seniman berkacamata ini menjelaskan, “Beberapa aksesori dapat dibuat dengan bahan dasar kulit sapi, mulai dari kulit jok, dompet, gelang dan beberapa aksesori lainnya,” buka Centul dalam gelaran bertajuk Colaborattion Brings Perfection ini.

Untuk masalah harga dirinya mematok harga mulai dari Rp 7 juta untuk jok kulit kastemnya. Harga ini memang terbilang mahal, hal ini dikarenakan proses pembuatannya yang tidak menggunakan mesin alias handmade. Tidak hanya itu, karya seni yang diciptakannya terbilang rapih dan detail. Sementara untuk dompet berbahan kulit dengan sentuhan ketukan palu mas cetul di banderol mulai dari Rp 900 ribuan.

“Kulit jok dengan skala yang ada saat ini dapat saya kerjakan kurang lebih sekitar 3 minggu, harganya sudah termasuk gambar dan warna yang diinginkan konsumen,” tutup pemilik akun instagram @cetulleatherart.

Cetul Leather Art hadir selama gelaran Suryanation Motorland 2017 di delapan kota besar seperti, Medan, Palembang, Tangerang, Semarang, Banjarmasin, Denpasar, Makasar dan Surabaya.